Friday, July 15, 2016

APA FAKTA DIBALIK KEGAGALAN KUDETA MILITER TURKI

Isu tentang kudeta militer yang dilakukan oleh beberapa oknum militer telah diketahui sejak lama oleh Intelijen turki. Sehingga kudeta ini sudah diantisipati dengan baik. Sejak Erdogan bersama AKP menguasai pemerintahan dan Parlemen. Langkah penting yang harus dilakukannya adalah menguasai lembaga intelijen karena lembaga ini akan menjadi mata dan telinga yang efektif dalam mengendalikan kondisi politik dan keamanan negara.

Perkembangan Ekonomi yang begitu maju dan pesat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang luar biasa bagi rakyat. Kepercayaan rakyat turki kepada pemerintah pun semakin kuat. Sehingga tidak ada alasan rakyat turki mendukung kudeta militer.

Kudeta Militer tidak mendapat dukungan dari Uni Eropa. Paska Brexit "Britain Exit" kekuatan ekonomi negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa semakin terancam ditambah semakin deras arus pengungsi yang merangsek ke Eropa. Maka dengan terpaksa Uni Eropa pun memohon Turki untuk menjadi anggota UE. Untuk mengatasi ancaman gejolak ekonomi paska Brexit.

Seyogyanya Erdogan sudah mengetahui rencana kudeta ini, tetapi kenapa seolah-olah erdogan dan Militer dibawah komandonya membiarkan ini terjadi. Bahkan beberapa kejadian ledakan Bom di Turki yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban disinyalir melibatkan beberapa oknum militer. Maka dengan peristiwa kudeta militer, usaha erdogan untuk membersihkan oknum militer yang tidak loyal menjadi lebih mudah.

Solidaritas dan loyalitas kader dan pendukung AKP mampu menggerakan People Power untuk turun ke jalan-jalan dalam mendukung pemerintahan erdogan dan menolak kudeta militer. Karena ini adalah cara yang paling efektif untuk menghindari jatuhnya korban tanpa menggerakan kekuatan militer loyalis erdogan.

Kudeta militer ini adalah bukti kekesalan Israel terhadap kekalahan diplomasi dengan pemerintahan erdogan sehingga membuka blokade laut Israel terhadap Gaza. Bantuan pasokan makanan dll dapat diberikan langsung kepada warga gaza.

Belajar dari pengalaman para pendahulunya Adnan Menderes dan Necmettin Erbakan, Bahwa pemerintahan yang dipilih rakyat secara demokratis dengan mudahnya dapat dihancurkan hanya dengan cara kudeta militer. Maka Erdogan pun melakukan banyak cara untuk mengatasinya. Diantaranya membersihkan Para jenderal yang memiliki potensi berontak, memperbaiki taraf hidup para tentara dan polisi beserta keluarganya dengan berbagai tunjangan hidup untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Kegagalan kudeta militer ini juga menjadi bukti bahwa Islamisasi Turki dengan kekuatan ekonomi telah berhasil merebut hati rakyat turki secara lebih luas.

PM Turki Umumkan Kudeta Militer 15 Juli 2016 Sudah Gagal


Ankara. Perdana Menteri Turki, Binali Yildrim, secara resmi mengumumkan bahwa upaya kudeta sekelompok militer di Turki gagal. Situasi keamanan di Turki sudah kembali berada dalam kendali pemerintah.

Seperti diberitakan situs surat kabar Shada, Sabtu (16/7/2016) hari ini, Yildrim berterima kasih kepada seluruh rakyat Turki dan partai-partai politik yang telah turun jalan untuk menolak dan menggagalkan upaya kudeta. “Seluruh rakyat bersatu memelihara demokrasi, persatuan, dan keutuhan tanah air,” ujarnya.

Sementara itu, kantor berita Anadolu memberitakan bahwa saat ini massa masih berada di jalan-jalan, merayakan kegagalan kudeta dan penangkapan 3 perwira tinggi dan beberapa personil militer yang terlibat dalam upaya kudeta. Perwira dan tentara itu ditangkap karena berusaha masuk dan menguasai istana kepresidenan.

Menurut penasihat hubungan luar negeri badan intelijen Turki, Nuh Yilmaz, kondisi sudah kembali normal, dan kepala staf angkatan bersenjata Turki sudah kembali ke tugasnya setelah beberapa jam diculik

tag : Fakta Gagalnya Kudeta Militer Turki 2016 Karena Pemimpin Jujur, Bersih, Berani, Cerdas dan Dicintai Rakyat

Artikel Penting Lainnya : 

TERPOPULER

Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Berpolitik adalah Ibadah, Mari Berdakwah dg penuh Hikmah dan Amanah, demi Kejayaan Ummah

Selamat Datang di Sekolah Kepemimpinan Istana Mulia (IM) : Welcome to School of Leadership

Jika ingin berbagi silahkan kirim email ke sahabatayi@gmail.com

Entri Populer